Selamat datang di blog saya,
Pdt. Dr. Andreas Loanka, S.Th., M.Div.
Semoga blog ini bisa menjadi berkat buat Anda.
952 views

[RENUNGAN PAGI] Efesus 5:15-17, 20

Orang yang menghitung waktunya sedemikian akan beroleh hati yang bijaksana, dan orang yang bijaksana akan menggunakan waktunya dengan baik.

Orang yang memiliki hati yang bijaksana tidak lagi hidup untuk diri sendiri, melainkan hidup untuk memuliakan Allah. Hidupnya akan dipenuhi dengan ungkapan syukur kepada-Nya dan berkarya sesuai kehendak-Nya. Sebagaimana nasihat Paulus, orang yang arif bijaksana akan memperhatikan dengan seksama bagaimana ia hidup, mengunakan waktu yang ada, berusaha untuk mengerti kehendak Tuhan, serta … mengucap syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan (Ef. 5:15-17, 20).

Marilah kita melihat hari-hari yang telah kita lalui. Apakah lebih banyak bersungut-sungut atau bersyukur?  Apakah lebih berfokus kepada ego sendiri, atau berpusat kepada Allah?

Di awal tahun ini baiklah kita memohon agar Tuhan mengajar kita untuk menghitung hari-hari kita, sehingga kita beroleh hati yang bijaksana. Dengan hikmat  bijaksana dari Tuhan kita menggunakan hidup dan waktu kita seturut dengan kehendak-Nya.

Ingatlah, yang Tuhan kehendaki adalah agar kita mengasihi: mengasihi Allah dan mengasihi sesama.  Hukum yang pertama dan terutama adalah: kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Hukum yang kedua, yang sama dengan itu adalah: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.  Kata Tuhan Yesus, “Pada kedua hukum inilah bergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Mat. 22:37-40).

Kasih membuat waktumu memiliki nilai, baik untuk saat ini maupun di dalam kekekalan.  Definisi van Dyck tentang waktu perlu kita simak. Ia menuliskan: “Waktu adalah: Terlalu lambat bagi orang yang menunggu. Terlalu cepat bagi orang yang ketakutan. Terlalu lama bagi orang yang sedang berduka. Terlalu pendek bagi orang yang bergembira. Tapi bagi orang yang mencinta, waktu tidak berlalu”.

Marilah kita menyongsong tahun yang baru dengan hikmat bijaksana dari Tuhan!  Hitunglah waktu dengan hikmat. Pakailah waktumu dengan bijaksana.

Good ♏orning. Gσd вιзss you.

Andreas Loanka

Bermakna dan Berdamp

RENUNGAN PAGI: Matius 5:13-16 Injil Matius pasal 5 diawali dengan Delapan ...

Stop Labeling

RENUNGAN PAGI: 1 Samuel 16:1-13 dan Lukas 18:15-17 Labeling atau perilaku ...

Ketaatan Kepada Alla

RENUNGAN PAGI : Imamat 9:1-24 Para hamba Tuhan dan segenap umat ...

Api-Nya Harus Tetap

RENUNGAN PAGI : Imamat 6:8-13 Imamat 5 dan 7 berbicara tentang ...

Setia Memberitakan I

RENUNGAN PAGI : Kisah Para Rasul 28:17-28 Paulus menjadi tahanan rumah ...

Bermakna dan Berdamp

RENUNGAN PAGI: Matius 5:13-16 Injil Matius pasal 5 diawali dengan Delapan ...

Stop Labeling

RENUNGAN PAGI: 1 Samuel 16:1-13 dan Lukas 18:15-17 Labeling atau perilaku ...

Ketaatan Kepada Alla

RENUNGAN PAGI : Imamat 9:1-24 Para hamba Tuhan dan segenap umat ...

Api-Nya Harus Tetap

RENUNGAN PAGI : Imamat 6:8-13 Imamat 5 dan 7 berbicara tentang ...

Setia Memberitakan I

RENUNGAN PAGI : Kisah Para Rasul 28:17-28 Paulus menjadi tahanan rumah ...