Selamat datang di blog saya,
Pdt. Dr. Andreas Loanka, S.Th., M.Div.
Semoga blog ini bisa menjadi berkat buat Anda.
932 views

[RENUNGAN PAGI] 1 Yohanes 2 :1-2

Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Itu kata-kata hikmat yang perlu kita jalankan.

Selagi masih sehat hendaklah kita mencegah datangnya penyakit. Kesehatan harus dijaga dengan memelihara kebersihan, mengkonsumsi makanan yang bergizi, berolah raga secara teratur, serta menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat. Tindakan prefentif itu jauh lebih baik dan murah dibandingkan dengan tindakan kuratif setelah org jatuh sakit.

Dalam kehidupan rohani juga demikian. Lebih baik mencegah sakit rohani dari pada mengobatinya. Hendaklah kita makan makanan rohani yang sehat dari firman Tuhan. Olah raga rohani yang teratur melalui ibadah. Memelihara kebugaran rohani dengan berdoa. Mencegah virus rohani, yaitu dosa.

Jauhkan diri dari perbuatan dosa. Dosa merusak hubungan manusia dengan Allah dan sesama, serta membuat hidup merana. Jadi, lebih baik tidak berbuat dosa, dari pada harus mengatasi masalah karena dosa. Dengan hangat Yohanes berkata kepada kita, ”Anak-anakku! Saya menulis ini kepada kamu supaya kamu jangan berbuat dosa.” (1 Yoh. 2:1a).

Jika seseorang telah berusaha menjauhi dosa, namun suatu saat ia jatuh dalam perbuatan dosa, apa yang harus dilakukannya?

Firman Tuhan menjelaskan, ”Jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yg adil” (1 Yoh. 2:1b). Yesus telah mati di atas kayu salib menjadi pendamaian bagi segala dosa kita, dan telah bangkit untuk membenarkan kita. Kini Ia duduk sebelah kanan Allah menjadi pengantara bagi kita.

Janganlah kita berbuat dosa. Tetapi jika kita jatuh dlm dosa, ingatlah bahwa kita memiliki pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang adil. Hendak kita mengakui dosa-dosa kita dan memohon pengampunan kepada Bapa dalam nama Yesus.

Kita harus mengetahui dosa dan menjauhi dosa. Tetapi kalau kita jatuh, hendaklah kita segera menyadari dosa, mengakui dosa, dan meninggalkan dosa. Dengan mengarah pandangan pada Kristus, kita bangkit kembali dan terus maju.

Good morning. God bless you.

Andreas Loanka

Bermakna dan Berdamp

RENUNGAN PAGI: Matius 5:13-16 Injil Matius pasal 5 diawali dengan Delapan ...

Stop Labeling

RENUNGAN PAGI: 1 Samuel 16:1-13 dan Lukas 18:15-17 Labeling atau perilaku ...

Ketaatan Kepada Alla

RENUNGAN PAGI : Imamat 9:1-24 Para hamba Tuhan dan segenap umat ...

Api-Nya Harus Tetap

RENUNGAN PAGI : Imamat 6:8-13 Imamat 5 dan 7 berbicara tentang ...

Setia Memberitakan I

RENUNGAN PAGI : Kisah Para Rasul 28:17-28 Paulus menjadi tahanan rumah ...

Bermakna dan Berdamp

RENUNGAN PAGI: Matius 5:13-16 Injil Matius pasal 5 diawali dengan Delapan ...

Stop Labeling

RENUNGAN PAGI: 1 Samuel 16:1-13 dan Lukas 18:15-17 Labeling atau perilaku ...

Ketaatan Kepada Alla

RENUNGAN PAGI : Imamat 9:1-24 Para hamba Tuhan dan segenap umat ...

Api-Nya Harus Tetap

RENUNGAN PAGI : Imamat 6:8-13 Imamat 5 dan 7 berbicara tentang ...

Setia Memberitakan I

RENUNGAN PAGI : Kisah Para Rasul 28:17-28 Paulus menjadi tahanan rumah ...