Selamat datang di blog saya, Andreas Loanka, S.Th., M.Div.
Semoga blog ini bisa menjadi berkat buat Anda.

[RENUNGAN PAGI] Markus 8:31-38

Mau mengikut Yesus berarti harus siap pula menempuh perjalanan penderitaan, yaitu memikul salib.

Kita bebas untuk memilih untuk mau memikul salib atau tidak.  Tidak ada yang memaksa.  Tetapi kalau mau sungguh-sungguh mengikut Yesus, resiko memikul salib harus dipenuhi.

Tuhan Yesus mengatakan bahwa Dia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-iman kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit pada hari ketiga. Mendengar itu, Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.

Petrus belum siap menerima kenyataan bahwa Tuhan Yesus harus menempuh jalan salib, serta konsekwensi yang harus ditanggung oleh dirinya. Petrus bukan saja tidak siap memikul salibnya sendiri, tetapi Ia pun menghalangi Tuhan Yesus memikul salib-Nya.

Tuhan Yesus marah kepada Petrus dan menghardiknya dengan keras, “Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yg dipikirkan Allah, melainkan apa yg dipikirkan manusia” (Mrk 8:33).

Lalu Tuhan Yesus memanggil orang banyak serta murid-muridNya, lalu berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut  Aku”  (Mrk. 8:34).

Memikul salib dimulai dengan menyangkal diri. Artinya kita mati bagi keakuan kita dan mulai hidup bagi Kristus. Bukan memikirkan ego sendiri, tetapi mengutamakan kerajaan Allah.

Memikul salib berarti siap menghadapi resiko kehilangan nyawa karena Tuhan dan Injil (Mrk. 8:35).  Ini adalah ujian dari iman kita yang sesungguhnya.

Kita bukan hanya harus menyangkal diri, tetapi juga harus menyatakan diri sebagai pengikut Yesus tanpa merasa malu, dan sanggup bersaksi tentang Dia sekalipun situasinya sulit (Mrk. 8:36-38).

Menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Dia membawa kita kepada hidup yang berkemenangan. Jalan salib memang tidak mudah, tetapi itulah jalan kepada hidup yang kekal dan mulia.

Ingatlah firman Tuhan:

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut  Aku”  (Markus 8:34).

Good morning!  God bless you!

Andreas Loanka

Evaluasi Diri Di Akh

RENUNGAN PAGI:  Efesus 5:15   Tanpa terasa kita sudah memasuki hari terakhir tahun ...

Menghabiskan Waktu

RENUNGAN PAGI: Mazmur 90:12   Waktu. “Anda tidak bisa membelinya, menyewakannya, menyimpannya, ...

Meruntuhkan Tembok S

RENUNGAN PAGI: Yohanes 4:4-26, 39   “Dalam kisah hidupnya, Mahatma Gandhi bercerita ...

Sesamamu Melampaui S

RENUNGAN PAGI: Lukas 10:25-37     Suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) ...

Hidup Yang Memiliki

RENUNGAN PAGI:  Lukas 2:13-14 Kita sering mengukur level hidup kita pada: Penampilan: ...

Evaluasi Diri Di Akh

RENUNGAN PAGI:  Efesus 5:15   Tanpa terasa kita sudah memasuki hari terakhir tahun ...

Menghabiskan Waktu

RENUNGAN PAGI: Mazmur 90:12   Waktu. “Anda tidak bisa membelinya, menyewakannya, menyimpannya, ...

Meruntuhkan Tembok S

RENUNGAN PAGI: Yohanes 4:4-26, 39   “Dalam kisah hidupnya, Mahatma Gandhi bercerita ...

Sesamamu Melampaui S

RENUNGAN PAGI: Lukas 10:25-37     Suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) ...

Hidup Yang Memiliki

RENUNGAN PAGI:  Lukas 2:13-14 Kita sering mengukur level hidup kita pada: Penampilan: ...