Selamat datang di blog saya,
Pdt. Dr. Andreas Loanka, S.Th., M.Div.
Semoga blog ini bisa menjadi berkat buat Anda.
1,147 views

[RENUNGAN PAGI]  Markus 12:28-29

Dalam dialog di kenderaan bemo, setelah mengetahui teman saya Kristen, seorang bapak berkata kepadanya, “Sebenarnya Saudara tidak layak tinggal di Inonesia.  Karena negara ini berdasarkan Pancasila, yang sila pertamanya adalah Ketuhanan yang Mahaesa, sedang orang-orang Kristen percaya kepada tiga Tuhan.” 

Teman saya, yang ketika itu masih berstatus mahasiswa teologi,  menjadi kaget mendengar perkataan yang diskriminatif  itu.   Namun ia tidak marah, karena ia tahu bahwa orang itu punya kesalah-pengertian tentang  Alah Trinitas yang dipercaya oleh orang-orang Kristen.

Dengan lembut ia bertanya, “Esa itu apa artinya pak?”  Bapak itu menjawab, “Esa itu berarti satu.”  

Teman saya bertanya lagi, “Kalau begitu Mahaesa artinya apa?” Orang itu menjawab, “Maha Satu.”

“Ya, Mahaesa itu artinya Maha Satu.  Satu yang melampaui satu.  Allah yang Mahaesa berarti Allah yang Mahasatu, yang mana keesaan Allah itu melampaui satu yang dipikirkan manusia,” kata teman saya.  Berangkat dari situ, Ia menjelasan tentang Allah yang kita kenal di dalam Yesus Kristus dan bersaksi kepadanya.

Alkitab menjelaskan bahwa Allah itu esa (Ul. 6:4-5).  Tuhan Yesus juga mengajarkan bahwa Tuhan itu esa (Mrk. 12:29-30).  Itu sebabnya, orang-orang Kristen percaya kepada Satu Allah Yang Esa.

Allah Yang Esa itu menyatakan diri dalam tiga Pribadi, yaitu Bapa, Anak dan Roh Kudus.  Hal ini dinyatakan dalam Alkitab pada saat berbicara tentang penciptaan langit dan bumi (Kej. 3:1-3; Yoh. 1:1-3), karya keselamatan (Ef. 1:3-14), baptisan (Mat. 28:18-20), dan berkat (2 Kor. 13:13). Orang Kristen mengakui Satu Allah Yang Esa, namun hadir dalam Tiga Pribadi: Allah Bapa dan Putra dan Roh Kudus, di mana ketiganya adalah sama esensinya, sama kedudukannya, sama kuasanya, dan sama kemuliaannya.

Ingatlah pengajaran Tuhan Yesus:

 “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.” (Markus 12:29-30)

Good morning. God bless you.

Andreas Loanka

Bermakna dan Berdamp

RENUNGAN PAGI: Matius 5:13-16 Injil Matius pasal 5 diawali dengan Delapan ...

Stop Labeling

RENUNGAN PAGI: 1 Samuel 16:1-13 dan Lukas 18:15-17 Labeling atau perilaku ...

Ketaatan Kepada Alla

RENUNGAN PAGI : Imamat 9:1-24 Para hamba Tuhan dan segenap umat ...

Api-Nya Harus Tetap

RENUNGAN PAGI : Imamat 6:8-13 Imamat 5 dan 7 berbicara tentang ...

Setia Memberitakan I

RENUNGAN PAGI : Kisah Para Rasul 28:17-28 Paulus menjadi tahanan rumah ...

Bermakna dan Berdamp

RENUNGAN PAGI: Matius 5:13-16 Injil Matius pasal 5 diawali dengan Delapan ...

Stop Labeling

RENUNGAN PAGI: 1 Samuel 16:1-13 dan Lukas 18:15-17 Labeling atau perilaku ...

Ketaatan Kepada Alla

RENUNGAN PAGI : Imamat 9:1-24 Para hamba Tuhan dan segenap umat ...

Api-Nya Harus Tetap

RENUNGAN PAGI : Imamat 6:8-13 Imamat 5 dan 7 berbicara tentang ...

Setia Memberitakan I

RENUNGAN PAGI : Kisah Para Rasul 28:17-28 Paulus menjadi tahanan rumah ...